​Desa Diminta Unggulkan Potensi via Website

PURBALINGGA – Website desa yang telah difasilitasi pemerintah, hendaknya bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi yang ada dari desa tersebut. Hal itu disampaikan oleh Mulki Indana Zulfa, S.T., MT   Dosen Fakultas Teknik Universitas Jendral Soedirman Purwokerto, selaku narasumber acara optimalisasi keterbukaan informasi publik dari Dinas Perhubunga Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Purbalingga.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 8 Desember 2016 di Aula Dinhubkominfo Purbalingga dan dihadiri oleh 20 admin website desa itu diharapkan lebih mendorong pemanfaatan lebih luas dari website desa. Mulki menuturkan Kemampuan setiap kota untuk menarik investor dan wisatawan dapat dilihat dari keseriusan pemerintah daerah dalam membangun identitas kota.

“Identitas kota didapat dari kearifan lokal yang tumbuh di desa. Setiap informasi unik dan berharga dari setiap desa, harus dapat dikelola dengan professional sehingga menjadikan keunggulan tersendiri bagi desanya,” papar Mulki.

Berdasarkan data yang ada, pada awal 2015, nama domain desa.id baru berjumlah 1.336. Dalam setahun jumlahnya melonjak menjadi 2.458 nama domain. Ini menunjukkan makin banyak desa yang mampu memanfaatkan internet di Indonesia. 

Atas dukungan Dinhubkominfo Kabupaten Purbalingga dalam Program 1 Juta Domain gratisnya, desa-desa di Purbalingga sudah mulai berusaha memunculkan eksistensinya di kancah nasional dan harapan kedepannya bisa juga sampai internasional.

Saat kegiatan berlangsung, materi pertama yang disampaikan adalah mengenai Layouting, yaitu bagaimana cara membuat layouting pada website agar terlihat lebih menarik. Salah satunya adalah header baiknya jangan menampilkan informasi yang terlalu detail, List berita di halaman depan baiknya diberi keterangan tanggal posting.

Materi selanjutnya adalah mengenai pengenalan teknik SEO (Search Engine Optimization). Website (official) desa harusnya menjadi leader untuk semua informasi yang berkaitan dengan desanya. Diantaranya Informasi unik seputar demografi, kearifan lokal, daerah wisata, produk unggulan dll.

“Baiknya selalu dijaga untuk selalu up to-date sehingga google akan menampilkan hasil pencarian yang berkaitan dengan hal tersebut melalui website desa, bukan melalui website lain,” pesan Mulki.

Untuk itu diperlukan teknik khusus, SEO, agar peringkat website desa.id menjadi penting di mata google. SEO paling utama yaitu nama domain, judul artikel, meta data (internal). Selanjutnya adalah memanfaatkan penggunaan tag pada posting, Pikirkan tag-tag yang mewakili informasi khas

Desa, Jangan lupa tag dasar : nama desa, kecamatan, dan kabupaten. selain itu juga gambar yang masuk dan akan ditampilkan di dalam website, harus selalu diisi title, caption dan deskripsinya agar dapat dikenali oleh mesin pencari seperti google.

Pelatihan pun dilanjutkan dengan saling tukar pengalaman mengenai cara menampilkan tanggal di laman utama dan cara menampilkan twitter desa di website.

Acara pelatihan tersebut pun selesai dan ditutup dengan penyerahan Piagam Penghargaan kepada Ari Nurani selaku Admin website desa karangjambe (www.karangjambe.desa.id) sebagai apresiasi dari dinhubkominfo karena telah menyelesaikan Target Review kedua berupa : Posting profil Kepala Desa, ganti header, posting kegiatan Pemerintah Desa lengkap dengan foto kegiatan dan capaian fisik, posting alamat lengkap Pemerintah Desa , dan memasang Widget Twitter Pemerintahan Desa. 

(Bang_Nur_Ganda)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *