Dari Jimpitan, Warga Karangjambe adakan Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim

Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim Piatu

PURBALINGGA –  Kerukunan dan persatuan warga Desa Karangjambe Kecamatan Padamara sangat nampak. Pasalnya warga setempat setiap malam mengumpulkan uang (jimpitan) senilai Rp.500 per-rumah dan selama sepuluh bulan mampu terkumpul uang senilai Rp, 20.60.000,-. Uang jimpitan ini diperuntukan bagi kegiatan memperingati tahun Baru Islam. Memang menarik iuran ke warga bukan perkara mudah. Mereka bisa keberatan jika iuran yang ditarik nominalnya besar. Ditarik Rp 150 ribu sekali waktu, belum tentu semua warga kompak membayar. Ternyata tidak ada penolakan jika tarikan iuran atau jimpitan itu hanya Rp 500 setiap hari. Uang sebesar itu mungkin lebih kecil dari uang jajan untuk anak-anak. Warga akan ringan hati mengeluarkannya. Padahal kalau diakumulasi, jumlah iuran itu sama dengan tarikan sekali namun dalam jumlah besar.

Ketua Panitia Winarso menuturkan, tradisi jimpitan sudah rutin dilaksanakan sebagai tabungan guna memperingati Tahun Baru Islam. Tahun 2018 lalu peringatan tahun baru Islam dilakukan dengan menggelar arak-arakan hasil bumi. Ribuan warga Karangjambe turut serta dalam arak-arakan tersebut. Sebagai variasi, tahun ini peringatan tahun baru Islam diselenggarakan dengan mengadakan pemberian santunan bagi anak yatim piatu dan  pengajian akbar.

Santunan Anak Yatim Piatu Desa Karangjambe

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengapresiasi model jimpitan yang sudah rutin dilaksanakan warga setempat.

“Saya memberi apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Karangjambe, mudah-mudahan dana ataupun sumbangan dari para donatur ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan dan anak-anak kita para yatim piatu,’” tutur Bupati Tiwi.

Bupati Purbalingga memberikan sambutan
Bupati Purbalingga memberikan Bantuan Pembangunan TPQ Nurul Ikhlas

Tiwi berharap kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini dapat meningkatkan silaturahim dan kerukunan antar warga. Ia menegaskan pemimpin tidak dapat bekerja kalau masyarakatnya tidak guyub rukun. 

Selain santunan anak yatim piatu, panitia juga mendatangkan Pembicara KH. Achmad Sobirin Samsuri dari Rawalo, Banyumas. Pengajian akbar yang dihadiri ribuan warga setempat, berlangsung di halaman Masjid Baiturrokhim Desa Karangjambe.(Bang Nur)

Part I : Ceramah KH. SOBIRIN SAMSURI Pengajian Akbar Menyambut Tahun Baru Islam 1441 H

Part II : Ceramah KH. SOBIRIN SAMSURI Pengajian Akbar Menyambut Tahun Baru Islam 1441 H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *