Kayim Sutikno Merintis Pembibitan Pohon Sengon

Sutikno, atau yang biasa dipanggil Pak Kayim  ini merasa tak cukup dengan mengabdi di pemerintahan Desa Karangjambe. Kali ini ia sedang merintis usaha pembibitan pohon Sengon atau Albasia yang dilakukannya sejak awal November lalu. Awal mula merintis, ia memperoleh saran dari saudaranya yang bekerja di pelayaran agar beliau untuk usaha dalam bidang pembibitan pohon berkayu ringan ini. Pengalaman sebelumnya, pak Kayim ini juga sempat usaha budidaya tanaman jahe dan kencur. Namun setelah dijalani, ternyata dirasa kurang menghasilkan dikarenakan kondisi tanah yang kurang cocok dan harga jual yang tidak stabil. 

Sutikno bersama istrinya Eti Harnani atau akrab dipanggil mba uus, yang juga merupakan salah satu pengajar ngaji di TPQ Nurul Ikhlas Desa karangjambe, mulai menyiapkan media untuk tanam dengan polybag kecil dibantu 4 orang tetangganya.

Diawali mengisi media semai dengan campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Untuk pembibitan 9000 polibag sutikno membutuhkan 3 Ons biji sengon

“pembibitan bibit sengon memang perlu penangan khusus,” ungkap Sutikno.

“pembibitan bibit sengon memang perlu penangan khusus,” ungkap Sutikno.

Ia menjelaskan  sebelum disemai biji pohon sengon direndam dengan air panas selama 1 hari, kemudian dikuras airnya, diamkan selama 1 hari sampai biji bertunas.

Setelah tumbuh tunas, biji sengon siap di tanam di polibag yang sudah disiapkan sebelumnya. Selain itu penanaman juga tidak bisa dilakukan sembarangan, harus menggunakan teknik khusus seperti benih tidak boleh masuk semua kedalam tanah, harus kelihatan setengah, dan tunas juga tidak boleh terbalik harus berada di posisi bawah. “pembibitan pun harus terkena sinar matahari langsung,” paparnya.

Sementara itu ia rutin melakukan penyiraman secara teratur pada pagi dan sore hari, dengan menggunakan sprayer agar batang sengon yang masih kecil tidak patah. setelah 3 minggu dilakukan pemupukan menggunakan ZA agar batang lebih kuat.

Setelah bibit alba tumbuh dan mencapai ketinggian sekitar 15cm, pindahkan bibit alba ke tempat yang lebih luas agar bibit alba memiliki ruang untuk tumbuh.. Tiap-tiap polybag hanya ditanami 1 pohon alba kecil. Bibit Sengon dapat ditanam ke lahan tanam permanen atau kebun saat mencapai ketinggian 40-50cm.

bagi masyarakat yang membutuhkan bibit sengon atau alba bisa menghubungi beliau di nomor 081802822523

(Bang_Nur)

6 comments

  1. Nah, ini baru admin web yg kreatif. Sense of news nya luar biasa. Sengon itu, soal biasa. Jadi luar biasa ketika ditulis dgn gaya features.

    Semangat bro, terus menulis.

    Salam buat Pak Kayim

    • terimakasih bro,, semangat terus memajukan Desa dengan berita yang update,, insyaAlloh nanti saya sampaikan salamnya ke pak kayim

  2. Jadi ilmu tambah ney ttg gaya feature penulisan.semoga diijinkan ngaji ke admin.merdesaa

  3. alangkah indah berbagi ilmu,,, Bang Nur semangat terus, ayo bagi2 lgi jajan nya eh ilmu nya,,, salam merdesa!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *