Kades Terlantik Wajib Penuhi 7 Pesan Plt Bupati berikut ini

Pelantikan 184 Kepala Desa di Purbalingga

PURBALINGGA – Pelantikan dan penyumpahan kepada 184 Kades terpilih dilaksanakan secara serentak di Alun-alun Purbalingga oleh PLT Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi pada tanggal 13 Maret 2019. Pelantikan ini merupakan hasil Pilkades Serentak pada 16 Desember 2018 kemarin.

Sedikitnya ada 7 pesan yang disampaikan oleh Plt Bupati Purbalingga, diantaranya yaitu :

  1. Kepala Desa Terlantik untuk segera beradaptasi dan berbenah diri di lingkungan kerjanya.
  2. Menjaga keamanan dan kondusif desa,
  3. Segera belajar regulasi UU Desa dan peraturan-peraturan turunannya.
  4. Mengelola keuangan dan administrasi secara tertib, transparan dan akuntabel,
  5. Penggunaan dana desa harus digunakan untuk kemaslahatan masyarakat jangan digunakan untuk kepentingan pribadi dan golongannya,
  6. Memetakan mitra kerja dengan prinsip manajamen sederhana, lapor keatas dan koordinasi kesamping,
  7. Harus segera menyesuaikan irama kinerja pemerintah daerah.

“ Para kepala desa diharapkan untuk segera membuat langkah-langkah strategis untuk memajukan masyarakat, jangan tebang pilih dalam membangun. Sekarang tidak ada lagi kubu-kubu, kepala desa harus merangkul semua masyarakat agar sejahtera,” katanya saat sambutan pelantikan di Alun-alun Purbalingga, Rabu (13/3).

Selain itu Kades juga mempunyai tugas konstitusional yakni selambatnya 3 bulan untuk membuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD) Periode 2019-2025 yang disertai visi misi desa dengan program pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Setelah serah terima jabatan, kades juga juga harus dilakukan pelatihan.

“ Untuk itu saya perintahkan Bapak Sekda dan instansi terkai agar kepala desa segera diberikan pembekalan dan pelatihan terkait dengan manajemen kepemerintahan desa. Agar kepala desa mengerti akan tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” katanya.

Pada kesempatan itu Plt Bupati juga berpesan agar kades terlantik untuk dapat mensukseskan pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019. Dengan cara mengantisipasi merebaknya hoax, kampanye hitam, ujar kebencian, SARA yang muncul di tengah-tengah masyarakat.

“ Karena pelantikan kades ini merupakan pesta rakyat, kami pemerintah daerah juga menyediakan makanan gratis bagi masyarakat sebanyak 20 gerobak,” katanya. (Bang_Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *