Wow, Karangjambe Kebagian Mesin Combine Harvester

img_20160908_091837

 

 

 

 

 

 

PADAMARA – Desa Karangjambe menjadi salah satu desa yang mendapatkan amanat fasilitasi mesin Combine Harvester bersama dua desa lain yakni Bojanegara dan Sokawera di Kecamatan Padamara. Mesin ini dipasrahkan pada saat acara Field Farm Day (FFD) yang digelar oleh Badan Penyuluh Kecamatan (BPK) Padamara, Kamis (8/9/2016) lalu.

img_20160908_100712Kegiatan yang diselenggarakan di Desa Padamara itu dihadiri oleh Camat Padamara, Pandi S.Sos, Kepala BPK Padamara, Wardjo AMd, Kaposramil, Kapolsek dan BP2KKP, serta dihadiri juga oleh Ketua Poktan, Gapoktan dan anggota KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) se- Kecamatan Padamara.Saat itu juga dilakukan Uji coba Teknologi Pasca Panen alat Mini Combine Harvester, yaitu alat panen padi sekaligus sebagai mesin perontok padi.

Menurut Wardjo selaku Kepala BPK Padamara uji coba itu dilakukan di salah satu lahan pertanian hasil demplot (Demontration Plot) padi seluas 1 hektar yang berlokasi di Padamara. Padi siap panen itu ditanam tanggal 1 Juli 2016 lalu menggunakan sistem Jajar Legowo 2:1 dan 4:1 menggunakan pupuk berimbang.

 

img_20160908_092000
Wardjo memaparkan, panen menggunakan Mesin mini combine resiko kehilangan bulir padi sekitar 2%, sedangkan kalau dengan cara tradisional atau gepyok kehilangan bulir padi lebih tinggi yaitu sekitar 14%.

“Jadi jelas dengan alat ini lebih efisien dari segi tenaga dan memaksimalkan hasil panen dengan mengurangi kehilangan bulir padi,” tutur Warjo.

Dengan adanya mesin tersebut diharapkan bisa mengcover kebutuhan tenaga kerja yang semakin sedikit. Kondisi ini berimplikasi kepada mulai langkanya tenaga kerja pertanian dan dampak lanjutannya adalah upah pekerja sektor pertanian yang semakin tinggi.
Fenomena semakin berkurangnya tenaga kerja sektor pertanian menurutnya adalah ditunjukkan dengan semakin sedikitnya kelompok pemanen yang ditunjukkan dengan upah pemanenan yang semakin mahal dan usia panen gabahB yang semakin panjang.

“Untuk itu BPK merencanakan untuk diadakannya Pemuda Tani, sehingga diharapkan bisa untuk meregenerasi para petani yang sudah lanjut usia,” ujar Warjo.

 Siap Disewakan ke Petani

Satu unit mesin mini combine harvester yang diterima oleh Pemerintah Desa Karangjambe rencananya bakal disewakan ke petani yang membutuhkan. PTL Pertanian Pemerintah Desa Karangjambe, Ari Nurani mengatakan aturan tarif sewa akan dibahas di kemudian hari untuk segera diberlakukan.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan SDM untuk menjadi operator mesin tersebut. Sebab memang tidak sembarang orang bisa langsung mengoperasikannya,” katanya.(Ari)

2 comments

  1. Semoga petani Desa Karangjambe semakin sejahtera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *